Berita Industri
Rumah / Berita / Berita Industri / Apa komposisi kimia khas tabung baja tahan karat super austenitik

Apa komposisi kimia khas tabung baja tahan karat super austenitik

Kandungan Nikel Tinggi untuk Stabilitas Austenit

Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik termasuk dalam keluarga baja tahan karat austenitik paduan tinggi. Ciri yang paling menonjol adalah kandungan nikelnya yang tinggi. Nikel menstabilkan fase austenit, meningkatkan ketangguhan, ketahanan korosi, dan keuletan suhu rendah. Kandungan nikel umumnya berkisar antara 20% hingga 35%, tergantung pada kadar spesifiknya. Kandungan nikel yang tinggi mencegah pembentukan martensit selama pengelasan dan pemrosesan termal, memastikan stabilitas mikrostruktur pada kondisi suhu tinggi dan suhu rendah.

Kandungan Molibdenum Tinggi untuk Meningkatkan Ketahanan Pitting

Molibdenum adalah elemen paduan utama dalam Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik. Kehadirannya secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap korosi pitting di lingkungan yang mengandung klorida. Kandungan molibdenum umumnya berkisar antara 4% hingga 7%, dengan beberapa kadar ketahanan tinggi mencapai hingga 8%. Molibdenum meningkatkan potensi korosi lokal, mencegah korosi lubang dan celah. Hal ini menjadikan tabung ini ideal untuk desalinasi air laut, jaringan pipa kimia, dan aplikasi lepas pantai.

Kromium untuk Perlindungan Korosi Secara Keseluruhan

Kromium sangat penting dalam semua baja tahan karat, dan Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik umumnya mengandung 20% hingga 25% kromium. Kromium membentuk lapisan oksida padat dan stabil di permukaan, bertindak sebagai penghalang terhadap korosi umum. Kandungan kromium yang lebih tinggi meningkatkan ketahanan oksidasi dan meningkatkan daya tahan tabung dalam lingkungan kimia dan suhu tinggi.

Nitrogen untuk Kekuatan Mekanik dan Ketahanan Korosi

Meskipun nitrogen terdapat dalam jumlah kecil, namun mempunyai dampak yang signifikan terhadap sifat Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik. Kandungan nitrogen tipikal berkisar antara 0,2% hingga 0,5%. Nitrogen memperkuat matriks austenitik, meningkatkan kekuatan luluh dan ketahanan mulur. Nitrogen juga meningkatkan ketahanan terhadap korosi pitting dan retak korosi tegangan, memberikan kinerja mekanis yang stabil di lingkungan bersuhu tinggi, bertekanan tinggi, dan kaya klorida.

Elemen Jejak dan Pengendalian Pengotor

Selain nikel, molibdenum, kromium, dan nitrogen, baja tahan karat ini mengandung sejumlah kecil mangan, silikon, tembaga, titanium, dan niobium untuk meningkatkan sifat metalurgi, respons perlakuan panas, dan stabilitas butiran. Kotoran seperti belerang dan fosfor dikontrol secara ketat hingga tingkat yang sangat rendah untuk mencegah berkurangnya ketahanan terhadap korosi atau cacat pengelasan. Tabung berkualitas tinggi biasanya mempertahankan sulfur di bawah 0,005% dan fosfor di bawah 0,03%, memastikan stabilitas jangka panjang dalam lingkungan kimia yang agresif.

Contoh Kelas Khas dan Komposisi Kimia

Nilai Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik yang umum mencakup 904L, 254SMO, dan AL-6XN.

  • 904L: Nikel 24%–26%, Kromium 19%–21%, Molibdenum 4%–5%, Tembaga 1,5%–2%

  • 254SMO: Nikel 20%–22%, Kromium 20%–21%, Molibdenum 6%–6,5%, Nitrogen ~0,2%

  • AL-6XN: Nikel 24%–26%, Kromium 20%–22%, Molibdenum 6%–7%, Nitrogen 0,2%–0,3%

Komposisi paduan tinggi ini memberikan ketahanan yang sangat baik terhadap korosi yang disebabkan oleh klorida sekaligus mempertahankan kinerja mekanis dan pengelasan yang kuat.

Dampak terhadap Kinerja Aplikasi

Kombinasi nikel tinggi dan molibdenum tinggi meningkatkan ketahanan terhadap korosi lubang dan celah. Kromium memberikan perlindungan keseluruhan terhadap oksidasi, dan nitrogen memperkuat struktur austenitik dan sifat mekanik. Optimalisasi elemen jejak dan kontrol pengotor yang ketat memastikan operasi jangka panjang yang stabil dalam pemrosesan bahan kimia, desalinasi air laut, anjungan lepas pantai, dan lingkungan korosif bersuhu tinggi. Desain komposisi kimia yang tepat memungkinkan Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik menggantikan baja tahan karat austenitik dan dupleks konvensional dalam kondisi ekstrem.

Tren Industri

Meningkatnya permintaan akan pipa berkinerja tinggi dan tahan korosi dalam desalinasi air laut, petrokimia, dan industri lepas pantai mendorong evolusi Tabung Baja Tahan Karat Super Austenitik. Tren berfokus pada kandungan paduan yang lebih tinggi, pengotor yang lebih rendah, dan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan yang optimal. Penelitian menekankan peningkatan rasio nitrogen dan molibdenum, menyempurnakan keseimbangan elemen kecil, dan meningkatkan ketahanan terhadap korosi suhu tinggi. Produsen memajukan metalurgi presisi dan praktik produksi berkelanjutan untuk memenuhi persyaratan kinerja yang lebih ketat, sehingga memperluas penggunaan tabung ini dalam aplikasi industri yang semakin sulit.

Berita terkait

Jiangsu Jend Tube Co.,Ltd.